| Penulis |
Susapto Anggoro Broto Rahmat Aming Lasim |
| Penahqiq | - |
| Penerjemah | - |
| Editor | Ruhani |
| Kategori |
Motivasi Biografi & Memoar |
| Halaman | 300 |
| Kertas | Bookpaper |
| Jenis Cover | Softcover |
| Berat | 250 gram |
| Dimensi | 14 x 20 cm |
Rp137.500
Pelobi Nyawa adalah buku memoar diplomatik yang mendokumentasikan perjalanan dua diplomat Indonesia, Rahmat Aming Lasim dan Susapto Anggoro Broto, dalam menjalankan misi-misi penyelamatan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang menghadapi ancaman paling ekstrem: hukuman mati, konflik bersenjata, bencana kemanusiaan, hingga risiko persona non grata.
Buku ini merekam sisi paling senyap dari diplomasi Indonesia yakni diplomasi perlindungan WNI yang selama ini jarang terekspos publik.
Melalui gaya naratif yang jujur dan emosional, pembaca diajak menyelami berbagai medan tugas mulai dari Arab Saudi, Yaman, Suriah, Sudan, Malaysia, Mesir, Irak (Erbil), hingga Afghanistan.
“Kisah-kisah yang dituturkan oleh dua diplomat kita, Rahmat Aming Lasim dan Susapto Anggoro Broto, menunjukkan bahwa seorang diplomat tidak hanya dituntut menjadi negosiator ulung, tetapi juga pelindung rakyatnya dalam arti harfiah.”3
Maaf, belum ada data tentang penulis Susapto Anggoro Broto
Maaf, belum ada data tentang penulis Rahmat Aming Lasim